Hinata Umi's Work

it's About a childs story ^^

Masih ingat setiap hal yang terjadi saat kita di massa kecil dahulu? Saat masih bisa tertawa-tawa dan tidak memikirkan siapapun selain diri kita sendiri. Saat kita ingin semua perhatian tertuju pada kita seorang. Saat kita bahkan menganggap adik yang saat ini kitaa sayangi adalah musuh terbesar dalam mendapatkan perhatian orang tua kita.





Mungkin saat ini kita tidak akan bisa merajuk lagi pada ayah, saat ayah tercinta tak membelikan motor terindah yang dibelikan orangtua lain pada anaknya. Mungkin saat ini kita tidak akan bisa lagi menangis tersedu-sedu saat ditinggalkan oleh mama tercinta. Mungkin kita juga tidak bisa lagi berpikir sepolos anak kecil yang tidak perduli pada sekitar mereka. Seolah tak akan pernah ada yang akan mengganggu kehidupan mereka di masa depan. 

Ingat bagaimana begitu menggebu-gebunya kita dengan semangat mengatakan "aku ingin jadi astronot bu guru!!" saat di TK bu guru menanyakan apa cita-cita kita saat itu, yang mungkin saat ini telah berubah. 

Ingat saat mama mencium adik, terselip rasa cemburu yang bergitu besar saat mama ternyata lupa mencium anaknya yang lain. Apalagi saat ayah menolak membelikan mainan baru kepada adik sementara ketika adik yang memintanya dia dengan senang hati membelikannya? 

Ingat saja kejadian itu sebagai bagian dari kehidupan kita. Proses pendewasaan kita. Semua kejadian demi kejadian itu, saat ini lebih pantas menjadi hal yang lucu untuk di tertawakan. Bukan lagi hal-hal yang menyakitkan untuk di ingat. Saat ini kita pantas malu jika mengingat betapa polos, lugu dan egoisnya kita waktu itu. Saat ini adalah saat dimana kita tidak lagi untuk bermanja-manja ria. saat ini adalah saat dimana kita seharusnya bangga bahwa kita bisa melalui dan pernah melalui hal-hal seperti itu... 

Ayo semangat!! jangan jadikan masa lalu sebagai penghalang!! 
Tapi jadikanlah masa lalu sebagai pelajaran untuk masa depan yang lebih baik... \O/

Share:

0 komentar

Apa yang kamu pikirkan tentang tulisan di atas? Beri komentar di bawah, ya, teman-teman.