Hinata Umi's Work

Legenda si Romantis ... 1

Tadinya, 


semua biasa saja. 


Aku tidak berpikir apa-apa. Semuanya berjalan begitu saja dan tak terlihat olehku adanya hal-hal yang mengganggu. Kau terlihat tampan jika dilihat dari bawah. Karena itu, tak ada hal lain yang kupikirkan selain ingin menatapnya, lagi dan lagi. 


Aku tadinya tak berpikir apa-apa. Tak terbersit di dalam anganku tentang hal-hal misterius itu. Hanya ingin menatapmu dari sisi yang berbeda. Karena dengan kerendahanku, berada di sampingmu, menatap langit hari itu. Walaupun tidak cerah, membuatku hangat. Membuatku terlindungi. 


Tadinya ... 


Hanya saya, menatapmu merubah posisi dudukmu. Bertopang tangan ke samping. Mendekat ke arahku. Denganku yang masih menatapmu dari sisi yang berbeda dari biasanya. Entah kenapa, ada rasa yang menggelitik menyebar cepat ke seluruh tubuhku. Membuatku ngeri seketika. Karena itu aku mensejajarkan lagi arah pandangan kita. 


Kau terlihat besar. Terlihat kuat. Terlihat siap mendekapku kapan saja. Terlihat penuh dengan aura mencengkeram. Penuh dengan ambisi yang membuncah. Aku merasa begitu kecil. Lemah. Matamu membangkitkan sesuatu yang berbeda di dalam diriku. 


Ambisi? Hasrat? Imaji? 


Entahlah ... 


Akupun tak mengenali sesuatu yang dibangkitkan oleh matamu itu. Namun kusadari, aku takut ia bangkit. Aku takut ia mengambil alih. Aku takut. 


Untuk itu, aku takut.

Share:

0 komentar

Apa yang kamu pikirkan tentang tulisan di atas? Beri komentar di bawah, ya, teman-teman.