Hinata Umi's Work
Masih tentang perjalanan Uum ke gugusan pulau Seribu, Lampung. Rasanya masih belum puas jika Uum belum menjabarkan semua yang Uum dapat selama perjalanan itu. Saking banyaknya Uum bahkan membagi cerita Uum selama di sana menjadi tujuh buah part agar semuanya bisa Uum jabarkan dengan baik dan benar.
Selama perjalanan demi perjalanan yang kami lalui, tak hentinya Uum merasakan keindahan mata dan pemandangan yang terpapar di hadapan Uum. Laut lepas yang membiru membelah langit dan bumi. Pemandangan yang sungguh luar biasa untuk Uum. Belum lagi, gugusan pulau yang banyak banget di sekeliling Uum. Seolah gunung dan bukit di tengah lautan.
Mari Uum ceritain lanjutan dari kisah Uum 3 hari berada di daerah lampung.
Kisah pendakian ini terjadi pada hari ketiga kami di gugusan pulau Seribu itu. Dini hari itu, setelah istirahat yang menyenangkan dari jam 7 malam di mana semua orang sedang rebutan mandi karena tidak ada air di penginapan, Uum akhirnya terbangun. Tenang Uum masih sempat bangun kkok sekitar jam 10 malam untuk membersihkan tubuh dari sisa-sisa air asin sehabis snorkelling. Penasaran melihat sekeliling yang ternyata berisi orang-orang tepar di atas masing-masing kasur mereka. Uum menggolekkan badan lagi dan tidak berhasil lanjut untuk tidur. Maka dari itu, Uum akhirnya membuka pintu kamar dan melihat sekeliling kembali. Sepi. Horor banget itu pulau malem-malem. >.<
"Kenapa harus fashion design? Dari sebanyak itu profesi kenapa harus fashion?"
Tanyamu Kau memang tidak mengerti.
"Um, programmer itu punya prospek yang bagus. Masa depan cerah."
Sama saja. Kau tidak mengerti. Bukan itu yang aku cari.
Hai guys..
Ceritanya Uum pergi jalan-jalan tiga hari ke lampung. Lebih tepatnya sih ke Pulau Sebesi untuk Snorkelling dan tracking Anak Krakatau. Perjalanan kami, iyaa, kamii... Kenapa kami? Karena Uum enggak sendirian :D Uum pergi ke sana bersama tiga puluh lima orang teman Uum, yah.. Walaupun hampir separuhnya enggak Uum kenal >.< Tapi bukan itu yang mau Uum bahas di sini.
Kamu...
Iya kamu...
Aku ingin sedikit bercerita denganmu. Tenang tidak banyak. Sedikit saja kok. Aku hanya ingin curhat mengenai kamu.
Kamu. Aku lupa mengapa aku bisa mengenalmu dahulu. Aku hanya dapat mengingat kebersamaan kita. Siang dan malam kau selalu membuat hidupku bak tak terasa menyenangkannya.
Aku lupa makan, lupa minum. Hanya karenamu. Iya.. kamu.
Kenapa tertawa?
Kamu tidak percaya? Lihatlah.. betapa beratku turun drastis setelah bertemu denganmu. Dahulu, bahkan untuk jalan ke kampus saja aku sulit. Lihat, bagaimana ulahmu membuat tubuhku bak tengkorak berjalan sekarang. Kau ingat? Kau melarangku ke warkop dengan alasan tanggung?
Ah, mungkin kamu tidak ingat hal itu. Bagaimana dengan kamu yang membuatku melupakan teman-temanku? Kamu masih ingat itu? Bagaimana kamu terus- menerus memaksaku untuk tinggal dan melupakan kongkow-kongkow yang selalu teman-temanku adakan? Kamu tahu aku melakukan itu semua demi siapa? demi kamu?
Kau masih tidak ingat?
Aah ya... aku ingat. Kamu.. Aku ingat kini di mana aku mengenalmu. Aku ingat. Dosenku yang mengenalkanmu padaku. Aku ingat sekali betapa kamu berhasil membuatku berangan akan indahnya kehidupan yang dapat kau janjikan padaku.
Bukannya aku tak tahu bersamamu penuh dengan resiko. Aku tahu sekali hal itu. Sebagai seseorang yang selalu realistis, aku terbiasa memikirkan semua hal berdasarkan resikonya. Karena itulah aku memilihmu. Dengan harapan kau tidak ingkar terhadap apa yang kau janjikan. Tanpa peduli dengan resiko bahwa setelah memilihmu, aku akan kehilangan teman, keluarga dan waktuku, bahkan berat tubuhku.
Namun, sekarang aku bersyukur. Kau sudah tak lagi sesuatu yang perlu kuingat. Kau hanyalah suatu bagian yang pernah ada dalam hidupku. Sesuatu yang pernah membuat hidupku sulit. Kau hanyalah sesuatu yang pernah kukenal dengan baik.
Kini, kau menepati janjimu. Janji manis yang bukan hanya bual. Aku sudah sukses. Aku kaya. Aku berhasil menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Dan itu semua, karenamu.
Sangat senang dapat mengenalmu dua tahun yang lalu. Terima kasih untuk semuanya, skripsiku.
Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari www.nulisbuku.com di Facebook dan Twitter @nulisbuku
Halo Guys. Mungkin uum ingin sedikit cerita mengenai sebuah kisah. Kisah tentang Uum yang mengikuti sebuah turnamen kepenulisan. Uum pernah kok cerita mengenai kisah ini tahun lalu. Saat Uum mengikuti Battle Of Realms 3 - HxH.
Tahun ini, turnamen keempatnya pun diselenggarakan dengan panitianya adalah orang yang Uum kenal. Bang Glen. Yup!! Bang Glen yang itu. Bang Glen yang sering Uum panggil Om saat menyangkut urusan BSO atau Blogger Shout Out.
Halo guys... udah satu bulan ya kira-kira uum enggak posting disini lagi. Jadi berasa agak sungkan nih sama kalian. Jadi ceritanya bulan ini uum kerjaannya ngoding mulu. mulai dari ngoding tulisan sampe ngoding beneran(yah if you know what I mean). Uum juga mulai bekerja pada salah satu penerbitan yaitu MOKA Media sebagai reviewer naskah mereka. Dari pekerjaan ini uum banyak banget dapet pelajaran berharga tentang menulis. Oke, Enough cerita tentang uum-nya, takutnya malah kepanjangan nih cerita.
Jadi, cerita punya cerita, minggu lalu (tepatnya minggu, tanggal 16 maret 2014) Moka Publisher mengadakan launching tiga buku mereka, yaitu --> Forever Sunset (By kakak Stanley Meulen), Oen Makin Konyol (By kakak Medz), dan Galuh hati (By kakak Randu). Usut punya usut uum akhirnya mendapatkan buku gratis milik kakak Stanley yaitu, Forever Sunset >.< kyaaaa........
Karena dapetnya gratis, rasanya ga fair aja untuk penulisnya kalau uum enggak bikin review tulisan ini >.<
oke mari kita mulai Review uum tentang Forever Sunset >.<
Judul : Forever Sunset
![]() |
| Nah ini tampak depan dari Cover-nya, Lucu ya >.< |
Penulis : Stanley Meulen
Penerbit : Moka Publisher
Editor : Sa Sapuroh
ISBN : 979-795-804-3
Genre : Fiksi Romance, Teenlit
Halaman : 372
Harga : Rp. 58.000,00
Jadi, novel ini berkisah tentang cinta seorang Zora -seorang pemuda yang mencintai surfing, sunset dan Dinda- yang tidak disetujui oleh orang tua kekasihnya, Dinda -seorang pemudi cantik nan polos dari keluarga ningrat, pacar Zora- yang hanya melihat calon suami anaknya dari bibit, bebet dan bobot. Setelah empat tahun menjalin cinta, keduanyapun harus menghadapi kenyataan cinta mereka terpisah. perpisahan ini menjadi awal dari segala hal yang akan terjadi di kehidupan mereka. Kesedihan, penyiksaan, kesepian, kerinduan, keempatnya mewarnai kehidupan mereka berdua yang sudah hancur. Namun dibalik semua itu, masih ada harapan akan munculnya kembali cinta yang harusnya selalu ada untuk segenap hati mereka berdua yang merindu.
Biar bikin kalian semua tambah pengen nih uum cantumin beberapa quote menarik di dalam cerita ini : *evillaugh*
" Din, setelah hari ini, aku berharap akan kembali sunset bersama kamu, di sini, di Bali. Dan aku ingin setiap sunset datang, itu berarti kamu. Dan hanya dengan kamu aku ingin melihat matahari terbenam lagi." - Zora to Dinda (page. 41)
" Bagaimana ya, Zor. Kalo menurut aku sih, itu sah-sah saja. Tidak ada yang salah kalau kau tetap menjaga hatimu untuk dia. Karena suatu hari nanti, aku percaya, cinta yang tetap tersimpan di hatimu itu akan ada yang mencarinya. Suatu hari nanti, si pemilik asli daari hatimu akan datang mengambilny. Karena dia tahu, cinta miliknya sedang tersimpan di hatimu. Begitu, Bos!" - John to Zora (page.227)
" Bukan, Zor. Bukan kamu yang menemukan aku. Tapi akulah yang menemukan kamu. Janji kita yang tertinggal itu yang telah membawa aku menemukan kamu sekarang." -Dinda to Zora (page. 320)
" Sayangku, hapuslah air matamu. Jangan bersedih lagi. Tunggulah aku di pinggir pantai pada saat matahari akan terbenam. Dan, kita akan menari dalam dekapannya.
Dalam gulungan ombak kita akan menari.
Dan dalam gulungan ombak juga aku akan pergi
Tapi cintaku akan tetap bersinar bagimu ketika esok datang, kala sang mentari terbit di bumi Timur.
Untuk wanita yang paling aku sayangi di muka bumi ini... My Forever Sunset." - a letter from Zora to Dinda ( page. 370)
Nah, uum mau komentar dulu nih sebelum uum kasih last word untuk review-nya. Cuma satu poin sih yang mau uum komentarin, karena masalah plot, penokohan sama setting cerita uum enggak ngerasa ada sesuatu yang perlu dikomentarin #apadeh ini. Klimaks. That's the biggest part that every novel must have but most of them doesn't give much attention about it!
Satu-satunya bagian yang bikin uum ngerasa kurang pol di novel ini cuma dibagian konflik. Entah kenapa berasa kurang dapet aja >.< ga dapet feel klimaks-nya. #ampuuunn kakak Stanley. Bagi uum, klimaks adalah bagian terpenting yang bisa membuat sebuah novel itu bisa jadi bagus apa enggak. Mungkin bisa jadi saran tambahan buat kakak Stanley, biar bisa di next novel-nya klimaks-nya dibikin menggelegar. wkwkwk
Bukan uum namanya kalau bisa berkoar-koar tentang minus dari novel tapi enggak bisa berkoar-koar soal plus-nya. Wahai kakak Stanley, terima kasih karena dirimu berhasil membuat saya jatuh cinta untuk kedua kalinya. Tokoh Zora benar-benar membuat saya kagum dan entahlah merasa (mungkin) tertarik sama tokohnya yang super setia. Setelah selama itu ditinggal Dinda dan ia masih tetap setia? Harapan. Itu yang bisa saya pelajari dari Zora. Bagaimana akhirnya ia belajar untuk tetap memiliki Harapan pada hidup, pada Tuhannya.
Selain itu, kemampuan dirimu membahasakan Bali membuat saya berasa tenggelam pada kehidupan Bali yang sesungguhnya. Pertemuan yang manis antara Zora dengan John dan Galuh juga membuat saya makin klepek-klepek pada keindahan Bali. Setting yang menawan darimu kak Stanley. >.<
The last comments, in the hands of experts, some classics idea can be so amazing >.< This is how this novel goes in his hands >.< Kak Stanley berhasil membuat ide yang benar-benar-klasik ini (yah... dua orang pacaran ga disetujuin karena bebet-bibit dan bobot) jadi isitimewa menurut saya. Sederhana dan mengalir.
Last but not least from me, Keep working!! I am waiting for your next projects, Kak Stanley!!!
PS : buat yang suka sama novel Melankolis novel ini BEST RECOMENDED deh (^.^)9
Sebagai hadian nih uum kasih best pict sepanjang masa >.<
![]() |
| Ini kakak Stanley(sebelah kiri), penulis bukunya >.< |
![]() |
| Waaaaa... dapet tanda tanggannya dooongggg >.< |




